Zona Aktivitas 182

 A. Uji Pengetahuan (Nilai Pengetahuan V)


  1. Tuliskan dan jelaskan pengaruh lebar bandwidth terhadap besar kapasitas throughput.
  2. Apa dampaknya jika teknologi kartu jaringan komputer masih menggunakan ethernet, tetapi backbone internet telah mengadopsi teknologi fiber optic? Jelaskan.
  3. Tuliskan teknik mencari nilai troughput jika dalam 5 detik sebuah komputer berhasil mengirimkan data 100 MB.
  4. Apa yang Anda ketahui tentang softswitch? Jelaskan.
  5. Jelaskan komponen-komponen dalam softswitch.

Jawaban

1. Lebar pita (bandwidth) dan kapasitas throughput memiliki hubungan yang erat dalam konteks jaringan komunikasi. Mari kita bahas pengaruh lebar bandwidth terhadap besar kapasitas throughput:

1. Lebar Bandwidth (Bandwidth):
   - Lebar pita adalah ukuran kapasitas maksimum jaringan untuk mentransfer data dalam satu waktu tertentu.
   - Dinyatakan dalam bit per detik (bps), kilobit per detik (kbps), megabit per detik (Mbps), atau gigabit per detik (Gbps).
   - Lebar pita menunjukkan seberapa banyak data yang dapat dikirim dalam satu satuan waktu.

2. Kapasitas Throughput:
   - Kapasitas throughput adalah jumlah sebenarnya dari data yang dapat ditransfer melalui jaringan dalam satu waktu tertentu.
   - Dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk lebar pita, latensi, kehilangan paket, dan faktor-faktor lainnya.

3. Pengaruh Lebar Bandwidth terhadap Kapasitas Throughput:
   - Lebar bantuan membatasi seberapa banyak data yang dapat dikirim pada satu waktu.
   - Kapasitas throughput dapat mencapai maksimum ketika lebar bantuan digunakan secara efisien.
   - Namun, kapasitas throughput juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti latensi dan overhead protokol.

4. Ilustrasi Sederhana:
   - Misalkan Anda memiliki pipa air (lebar bantuan) dengan diameter tertentu.
   - Lebar pipa menentukan seberapa banyak air (data) yang dapat mengalir pada satu waktu.
   - Namun, faktor seperti kecepatan aliran air (latensi) dan kehilangan air (overhead) juga memengaruhi seberapa efisien air (data) dapat mencapai tujuan.

Dengan demikian, lebar bantuan adalah faktor penting dalam menentukan kapasitas throughput, tetapi efisiensi penggunaannya juga dipengaruhi oleh faktor lain dalam jaringan. Sebuah jaringan yang optimal memerlukan penanganan yang baik terhadap lebar bantuan dan faktor-faktor lainnya untuk mencapai throughput maksimum.

2. Jika teknologi kartu jaringan komputer masih menggunakan Ethernet sementara backbone internet telah mengadopsi teknologi serat optik, hal ini dapat memiliki beberapa dampak signifikan. Mari kita jelaskan beberapa dampak utama:

1. Kecepatan dan Kapasitas:
   - Teknologi serat optik memiliki kapasitas transmisi data yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kabel tembaga yang digunakan dalam Ethernet tradisional.
   - Dengan adopsi serat optik pada backbone internet, kecepatan dan kapasitas transmisi secara keseluruhan dapat meningkat secara signifikan.

2. Jarak Transmisi:
   - Serat optik memungkinkan transmisi data dalam jarak yang lebih jauh tanpa mengalami degradasi sinyal dibandingkan dengan kabel tembaga.
   - Ini dapat meningkatkan jangkauan dan efisiensi transmisi data antar node dalam jaringan.

3. Keandalan dan Ketahanan:
   - Serat optik lebih tahan terhadap interferensi elektromagnetik dan gangguan elektromagnetik dibandingkan dengan kabel tembaga.
   - Dengan demikian, adopsi serat optik pada backbone meningkatkan keandalan jaringan dan ketahanannya terhadap gangguan.

4. Latensi:
   - Serat optik dapat mengurangi latensi transmisi data karena sinyal cahaya memiliki kecepatan transmisi yang sangat tinggi.
   - Ini dapat meningkatkan responsivitas dan kinerja aplikasi yang memerlukan waktu respons cepat.

5. Skalabilitas:
   - Serat optik mendukung pertumbuhan dan skalabilitas jaringan dengan lebih baik daripada kabel tembaga.
   - Ini memungkinkan peningkatan jumlah perangkat dan volume data yang dapat ditangani oleh jaringan.

6. Efisiensi Energi:
   - Secara umum, serat optik membutuhkan daya lebih rendah dibandingkan dengan transmisi data menggunakan kabel tembaga.
   - Ini dapat memberikan kontribusi pada efisiensi energi dan penghematan biaya operasional jaringan.

Dengan demikian, adopsi teknologi serat optik pada backbone internet dapat membawa manfaat besar dalam hal kecepatan, kapasitas, keandalan, dan efisiensi jaringan secara keseluruhan. Namun, penting juga untuk memastikan bahwa kartu jaringan komputer di sisi pengguna juga dapat memanfaatkan potensi penuh dari perubahan teknologi ini.

3. Untuk menghitung throughput (troughput), kita dapat menggunakan rumus dasar:



Dalam kasus ini, Anda menyebutkan bahwa sebuah komputer berhasil mengirimkan data sebesar100MB dalam waktu 5 detik. Mari kita terapkan rumus tersebut:




Jadi, throughput dari komputer tersebut adalah 20 MB/detik. Ini menunjukkan jumlah data yang berhasil dikirimkan setiap detik dalam periode waktu yang disebutkan.


4. Softswitch merupakan entitas berbagai software yang menjadikan fungsi kontrol panggilan pada jaringan IP (Internet Protocol). 

5. Komponen – komponen softswitch
  • Gateway Controller (GC) berfungsi untuk mengontrol semua sesi layanan dan komunikasi, mengatur interaksi elemen-elemen jaringan yang lain.
  • Signaling Gateway (SG)  suatu jembatan antara jaringan SS7 dengan jaringan IP dibawah kendali dari MGC.SG hanya menangani pensinyalan SS7
  • Media Gateway (MG) berfungsi sebagai elemen transport untuk merutekan trafik dalam jaringan softswitch dan juga mengirim atau menerima trafik dari jaringan lain yang berbeda
  • Feature Server (FS) menggunakan sumber daya dan layanan yang terkait dengan komponen yang lain pada softswitch tersebut.
  • Media Server (MS) fungsinya yakni, untuk memperkaya softswitch dengan kemampuan media. Misalnya yakni untuk menanggapi respon suara, tugas itu akan dilakukan oleh media server.




Comments

Popular posts from this blog

Fix komputer

Analisa materi hal 148-150

Tugas Analisa Materi SOP halaman 132 - 139